Senin, 10 Oktober 2011

Pengertian & Prinsip dasar Koperasi

Pengertian & Prinsip dasar Koperasi



Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi bertujuan untuk menyejahterakan anggotanya.
Berdasarkan pengertian tersebut, yang dapat menjadi anggota koperasi yaitu:
  1. Perorangan, yaitu orang yang secara sukarela menjadi anggota koperasi;
  2. Badan hukum koperasi, yaitu suatu koperasi yang menjadi anggota koperasi yang memiliki lingkup lebih luas.
Pada Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan (PSAK) No. 27 (Revisi 1998), disebutkan bahwa karateristik utama koperasi yang membedakan dengan badan usaha lain, yaitu anggota koperasi memiliki identitas ganda. Identitas ganda maksudnya anggota koperasi merupakan pemilik sekaligus pengguna jasa koperasi.
Umumnya koperasi dikendalikan secara bersama oleh seluruh anggotanya, dimana setiap anggota memiliki hak suara yang sama dalam setiap keputusan yang diambil koperasi. Pembagian keuntungan koperasi (biasa disebut Sisa Hasil Usaha atau SHU) biasanya dihitung berdasarkan andil anggota tersebut dalam koperasi, misalnya dengan melakukan pembagian dividen berdasarkan besar pembelian atau penjualan yang dilakukan oleh si anggota.
Prinsip Koperasi


Di dalam Undang-Undang RI No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian disebutkan pada pasal 
5 bahwa dalam pelaksanaannya, sebuah koperasi harus melaksanakan prinsip koperasi.

Berikut ini beberapa prinsip koperasi.

1) Keanggotaan koperasi bersifat sukarela dan terbuka.

2) Pengelolaan koperasi dilakukan secara demokratis

3) Sisa hasil usaha (SHU) yang merupakan keuntungan dari usaha yang dilakukan oleh 
koperasi dibagi berdasarkan besarnya jasa masing-masing anggota.

4) Modal diberi balas jasa secara terbatas.

5) Koperasi bersifat mandiri.


Nama : Sony Suryadi
NPM : 16210654
Kelas : 2EA17

Fungsi & Tujuan Koperasi

Fungsi & Tujuan Koperasi



Menurut Undang-undang No. 25 tahun 1992 Pasal 4 dijelaskan bahwa koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain yaitu mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan perekonomian nasional, serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar bangsa.


Tujuan Koperasi :


Tujuan utama Koperasi Indonesia adalah mengembangkan kesejahteraan anggota, pada khususnya, dan masyarakat pada umumnya. Koperasi Indonesia adalah perkumpulan orang-orang, bukan perkumpulan modal sehingga laba bukan merupakan ukuran utama kesejahteraan anggota. Manfaat yang diterima anggota lebih diutamakan daripada laba. Meskipun demikian harus diusahakan agar koperasi tidak menderita rugi. Tujuan ini dicapai dengan karya dan jasa yang disumbangkan pada masing-masing anggota.
“Keanggotaan Koperasi Indonesia bersifat sukarela dan didasarkan atas kepentingan bersama sebagai pelaku ekonomi. Melalui koperasi, para anggota ikut, secara aktif memperbaiki kehidupannya dan kehidupan masyarakat melalui karya dan jasa yang disumbangkan. Dalam usahanya, koperasi akan lebih menekankan pada pelayanan terhadap kepentingan anggota, baik sebagai produsen maupun konsumen. Kegiatan koperasi akan lebih banyak dilakukan kepada anggota dibandingkan dengan pihak luar. Oleh karena itu, anggota dalam koperasi, bertindak sebagai pemilik sekaligus pelanggan.”(SAK,1996:27.1)
Menurut Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 Pasal 3 tujuan koperasi Indonesia adalah “koperasi bertujuan memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945”.
Nama :Sony Suryadi
NPM : 16210654
Kelas : 2EA17

Rabu, 06 April 2011

Countable and Unountable

Countable
Countable nouns are easy to recognize. They are things that we can count. For example: "pen". We can count pens. We can have one, two, three or more pens. Here are some more countable nouns:
  • dog, cat, animal, man, person
  • bottle, box, litre
  • coin, note, dollar
  • cup, plate, fork
  • table, chair, suitcase, bag
Countable nouns can be singular or plural:
  • My dog is playing.
  • My dogs are hungry.
We can use the indefinite article a/an with countable nouns:
  • A dog is an animal.
When a countable noun is singular, we must use a word like a/the/my/this with it:
  • I want an orange. (not I want orange.)
  • Where is my bottle? (not Where is bottle?)
When a countable noun is plural, we can use it alone:
  • I like oranges.
  • Bottles can break.
We can use some and any with countable nouns:
  • I've got some dollars.
  • Have you got any pens?
We can use a few and many with countable nouns:
  • I've got a few dollars.
  • I haven't got many pens.




Uncountable
Uncountable nouns are substances, concepts etc that we cannot divide into separate elements. We cannot "count" them. For example, we cannot count "milk". We can count "bottles of milk" or "litres of milk", but we cannot count "milk" itself. Here are some more uncountable nouns:
  • music, art, love, happiness
  • advice, information, news
  • furniture, luggage
  • rice, sugar, butter, water
  • electricity, gas, power
  • money, currency
We usually treat uncountable nouns as singular. We use a singular verb. For example:
  • This news is very important.
  • Your luggage looks heavy.
We do not usually use the indefinite article a/an with uncountable nouns. We cannot say "an information" or "a music". But we can say a something of:
  • a piece of news
  • a bottle of water
  • a grain of rice
We can use some and any with uncountable nouns:
  • I've got some money.
  • Have you got any rice?
We can use a little and much with uncountable nouns:
  • I've got a little money.
  • I haven't got much rice.

Here are some more examples of countable and uncountable nouns:
Countable
Uncountable
dollar
money
song
music
suitcase
luggage
table
furniture
battery
electricity
bottle
wine
report
information
tip
advice
journey
travel
job
work
view
scenery
When you learn a new word, it's a good idea to learn whether it's countable or uncountable.

Degree of comparison




Degrees of Comparison are used when we compare one person or one thing with another.

An adjective is a word like clever, beautiful, green, hungry, brave, which is used when we describe people, things, events etc. Adjectivesare used in connection with noun and pronouns
He wore a red shirt. 
We need some square tables. 
Each hand has five fingers. 
You are naughty. 
She is a beautiful girl. 
He is an honest boy. 
This is a wooden chair. 
She wore a gold necklace. 
It was an earthen pot. 
Sugar is sweet.
Adverbs are words like tomorrow, daily, badly, once and too. They tell us more about other words, especially verbs.
The child smiled sweetly. (The adverb sweetly modifies the verb smiled.)
She walked slowly. (The adverb slowly modifies the verb walked.)
He talked politely. (The adverb politely modifies the verb talked.)
Sometimes adverbs modify adjectives.
It was a very important question. (The adverb very modifies the adjective important.)
You are so sweet. (The adverb so modifies the adjective sweet.)
Adverbs can also modify other adverbs.
He walked very slowly. (The adverb very modifies the adverb slowly.)
She sang extremely well. (The adverb extremely modifies the adverb well.)



KALIMAT AKTIF DAN PASIF

KALIMAT AKTIF DAN PASIF

Ditulis oleh  : Sony suryadi

An accident happened. (Kalimat Aktif)
(Tidak ada bentuk pasif). (Kalimat Pasif)
An accident was happened. (bentuk kalimat yang salah)
Beberapa kata kerja intransitif yang umum dalam Bahasa Inggris adalah:
agree
arrive
come
cry
exist
go
happen
live
occur
rain
rise
sleep
staywalk
Tapi ada beberapa kata kerja yang termasuk transitif dan intransitif, seperti contoh berikut:
A student studies. (intransitive)
A student studies books. (transitive)
Pada beberapa buku literatur Bahasa Inggris salah satu fungsi kalimat aktif dan kalimat pasif adalah tergantung pada hal apa yang ingin ditekankan atau bisa dikatakan siapa yang ingin ditekankan.
Nick helps Merry. (Kalimat Aktif)
Merry is helped by Nick. (Kalimat Pasif)
Dari contoh diatas pada kalimat Nick helps Merry, yang ingin ditekankan adalahNick-nya sebagai orang yang membantu Merry. Sedangkan pada kalimat Merry is helped by Nick, yang ingin ditekankan adalah Merry-nya sebagai orang yang dibantu oleh Nick. Sebagai tambahan perhatiakan contoh berikut:
A lot of people are talking about Internet. (Kalimat Aktif)
Internet is being talked about by a lot of people. (Kalimat Pasif)
Terlihat jelas dari kalimat aktif A lot of people are talking about Internet, yang ingin ditekankan adalah A lot of people-nya sebagai pelaku yang membicarakan Internet, sedangkan pada kalimat pasif Internet is being talked about by a lot of people, yang ingin ditekankan adalah  Banyak orang dengan mudah memahami ketentuan umum kalimat pasif dalam Bahasa Inggris, yaitu be + past participle. Namun demikian, terkadang masih banyak orang yang bingung perubahan dari bentuk waktu tertentu (tenses-nya). Berikut akan diberikan contoh-contoh sederhana perubahan-perubahan kalimat aktif ke dalam kalimat pasif dalam Bahasa Inggris dari berbagai bentuk waktu:






Simple Present Tense
Nick helps Merry. (Kalimat Aktif)
Merry is helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Present Continuous Tense
Nick is helping Merry. (Kalimat Aktif)
Merry is being helped by Nick. (Kalimat Pasif)
Present Perfect Tense
Nick has helped Merry. (Kalimat Aktif)
Merry has been helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Simple Past Tense
Nick helped Merry. (Kalimat Aktif)
Merry was helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Past Continuous Tense
Nick was helping Merry. (Kalimat Aktif)
Merry was being helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Past Perfect Tense
Nick had helped Merry. (Kalimat Aktif)
Merry had been helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Simple Future Tense
Nick will help Merry. (Kalimat Aktif)
Merry will be helped by Nick. (Kalimat Pasif)
Nick is going to help Merry. (Kalimat Aktif)
Merry is going to be helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Future Perfect Tense
Nick will have helped Merry. (Kalimat Aktif)
Merry will have been helped by Nick. (Kalimat Pasif)

Kamis, 24 Februari 2011

Softskill

Adverbial clause
Adverbial Clause adalah Clause (anak kalimat) yang berfungsi sebagai Adverb, yakni menerangkan kata kerja.
Adverbial Clause biasanya diklasifikasikan berdasarkan "arti/maksud" dari Conjunction (kata penghubung yang mendahuluinya).

1. Clause of Time
Clause yang menunjukkan waktu. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction (kata penghubung)
è  Shut the door before you go out.

2. Clause of Place
Clause yang menunjukkan tempat. Biasanya dibuat dengan menggunakan conjunction
-> . They sat down wherever they could find empty seats

3. Clause of Contrast (or Concession)
Clause yang menunjukkan adanya pertentangan antara dua kejadian atau peristiwa yang saling berhubungan.
è . As the time you were sleeping, we were working hard.

4. Clause of Manner
Clause yang menunjukkan cars bagaimana suatu pekerjaan dilakukan atau peristiwa terjadi.
è . He did as I told him.

5. Clause of Purpose and Result
Clause yang menunjukkan hubungan maksud/tujuan dan hasil.
è . They went to the movie early (in order) to find the best seats.

6. Clause of Cause and Effect
Clause yang menunjukkan hubungan sebab dan akibat.
è . Ryan ran so fast that he broke the previous speed record.

7. Clause of Condition
Clause yang menunjukkan adanya persyaratan antara dua kejadian (peristiwa) yang berhubungan
è . If I see him, I will invite him to the party tomorrow.













Command & Request
Biasanya dalam bahasa kita menyuruh atau memerintah untuk berbuat sesuatu yang biasa disebut dengan kalimat Perintah/permintaan (Command and Request).
"Kata-kata" suruhan ituh ditambah dengan "lah" dan diakhiri dengan tanda seru (!)seumpama "Duduklah!" atau "Pergilah!".

Didalam bahasa Inggris, kata "lah" itu tidak ada. Jadi kalau kita hendak menyuruh seseorang berbuat sesuatu, hanya verb saja yang diletakkan di depan kalimat maka dengan sendirinya sudah bertambah arti "lah" dalam kalimat tersebut.
Example :
-> . close the door,please !
-> . Go away !
-> . Open the window,please !
-> . Please bring me a broom
-> . Please get me the book


DIRECT AND INDIRECT SPEECH
Kalimat Langsung Dan Kalimat Tak Langsung
Bilamana reported speech menyatakan kata-kata yang sebenarnya, ini disebut direct speech (kalimat langsung). Kalimat-kalimat tersebut tidak dihubungkan oleh “that” melainkan harus ditandai dengan (tanda baca) koma.
Bilamana reported speech memberikan isi pokok kata-kata yang dipakai oleh si pembicara dan bukan kata-kata yang sebenarnya ini disebut indirect speech (kalimat tidak langsung). Dalam indirect speech kalimat-kalimat itu dihubungkan dengan kata “that”.
Bentuk waktu reporting verb tidak diubah, akan tetapi bentuk waktu reported speech harus diubah berdasarkan atas bentuk waktu reporting verb.

Example :
Direct speech Indirect speech
Present simple Past simple
She said it was cold. She said, “It’s cold.”
Present continuous Past continuous
She said, “I’m teaching English online.” She said she was teaching English online.
Present perfect simple Past perfect simple
She said, “I’ve been on the web since 1999. She said she had been on the web since 1999
Present perfect continuous Past perfect continuous
She said, “I’ve been teaching English for seven years.”She said she had been teaching English for seven years.
Past simple Past perfect
She said, “I taught online yesterday.” She said she had taught online yesterday.















Referensi
1. Let’s write English, George E. Wishon/Julia M. Burks
2. English tenses and how to use them the first step toward speaking, Robby Lou, Jakarta 2005
3. Complete English grammar Mr. George Wilson & Drs. Dany Haryanto, 2004
4. Ismailmidi.com
5. Gurudanpelajar.blogspot.com
6. Englishtutorial.co.cc
7. Ismailworld.wordpress.com